Minggu, 28 Februari 2010

Sejarah Banten


Sejarah Banten
Propinsi Banten terletak pada koordinat 5°7′50" - 7°1′11" LS dan 105°1′11" - 106°’12" BT dengan Ibukota Propinsi adalah Serang. Luas wilayahnya mencapai 9.160,70 km2 dengan jumlah penduduk 7.451.300 jiwa (2003). Ragam suku bangsa yang mendiami propinsi ini diantaranya: suku Banten, Sunda, Baduy, Jawa, dan Lampung, dan lain-lain. Adapun penyebaran agama yang dianut oleh masyarakat Banten adalah; Agama Islam (96,6%), Kristen (1,2%), Katolik (1%), Budha (0,7%), dan Hindu (0,4%). Bahasa komunikasi sehari-hari yang digunakan dalam masyarakat antara lain Bahasa Indonesia, Jawa-Banten, Sunda, dan Jawa.
 “Kejayaan Banten yang pernah menembus dunia internasional harus dijaga dan lebih ditingkatkan dalam perkembangannya. Karya Syeikh Nawawi Al Bantani, sampai sekarang masih menjadi rujukan referensi di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir dan beberapa universitas terkenal di timur tengah. Bahkan Banten pernah memiliki mata uang sendiri yang digunakan untuk berdagang dengan dunia luar. Bahkan orang-orang Barat dari Denmark, Portugis, Belanda bisa hidup berdampingan di Banten. Ini mencerminkan betapa kejayaan Banten demikian maju saat itu,”
 “Adanya kesultanan Banten, masjid agung, dan menara adalah simbol nilai-nilai religius yang telah lama tertanam dalam masyarakat Banten,”
Banten sebagaimana nama suatu wilayah sudah dikenal dan diperkenalkan sejak abad ke 14. Mula-mula Banten merupakan pelabuhan yang sangat ramai disinggahi kapal dan dikunjungi pedagang dari berbagai wilayah hingga orang Eropa yang kemudian menjajah bangsa ini. Pada tahun 1330 orang sudah menganal sebuah negara yang saat itu disebut Panten, yang kemudian wilayah ini dikuasai oleh Majapahit di bawah Mahapatih Gajah Mada dan Raja Hayam Wuruk.
Pada masa-masa itu Kerajaan Majapahit dan Kerjaan Demak merupakan dua kekuatan terbesar di Nusantara. Tahun 1524 - 1525 para pedagang Islam berdatangan ke Banten dan saat itulah dimulai penyebaran agama Islam di Banten. Sekitar dua abad kemudian berdiri Kadipaten Banten di Surasowan pada 8 Oktober 1526. Pada tahun 1552 - 1570 Maulana Hasanudin Panembahan Surasowan menjadi Sultan Banten pertama.

Kesultanan Banten
Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. Pada tahun 1524-1525, Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak menaklukkan penguasa lokal di Banten, dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak.
Anak dari Sunan Gunung Jati (Hasanudin) menikah dengan seorang putri dari Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak. Anak yang pertama bernama Maulana Yusuf. Sedangkan anak kedua menikah dengan anak dari Ratu Kali Nyamat dan menjadi Penguasa Jepara.
Terjadi perebutan kekuasaan setelah Maulana Yusuf wafat (1570). Pangeran Jepara merasa berkuasa atas Kerajaan Banten daripada anak Maulana Yusuf yang bernama Maulana Muhammad karena Maulana Muhammad masih terlalu muda. Akhirnya Kerajaan Jepara menyerang Kerajaan Banten. Perang ini dimenangkan oleh Kerajaan Banten karena dibantu oleh para ulama.
Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fatah Abdulfatah atau lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. Saat itu Pelabuhan Banten telah menjadi pelabuhan internasional sehingga perekonomian Banten maju pesat.

Sultan Ageng Tirtayasa
Sultan Ageng Tirtayasa lahir tahun 1631, adalah putra Sultan Abu al-Ma’ali Ahmad yang menjadi Sultan Banten periode 1640-1650. Ketika kecil, ia bergelar Pangeran Surya. Ketika ayahnya wafat, ia diangkat menjadi Sultan Muda yang bergelar Pangeran Ratu atau Pangeran Dipati. Setelah kakeknya meninggal dunia, ia diangkat sebagai sultan dengan gelar Sultan Abdul Fathi Abdul Fattah. Nama Sultan Ageng Tirtayasa berasal ketika ia mendirikan keraton baru di dusun Tirtayasa (terletak di Kabupaten Serang).
Sultan Ageng Tirtayasa berkuasa di Kesultanan Banten pada periode 1651 - 1682. Ia memimpin banyak perlawanan terhadap Belanda. Masa itu, VOC menerapkan perjanjian monopoli perdagangan yang merugikan Kesultanan Banten. Kemudian Tirtayasa menolak perjanjian ini dan menjadikan Banten sebagai pelabuhan terbuka.
Saat itu, Sultan Ageng Tirtayasa ingin mewujudkan Banten sebagai kerajaan Islam terbesar. Di bidang ekonomi, Tirtayasa berusaha meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan membuka sawah-sawah baru dan mengembangkan irigasi. Di bidang keagamaan, ia mengangkat Syekh Yusuf sebagai mufti kerajaan dan penasehat sultan.
Ketika terjadi sengketa antara kedua putranya, Sultan Haji dan Pangeran Purbaya, Belanda ikut campur dengan bersekutu dengan Sultan Haji untuk menyingkirkan Sultan Ageng Tirtayasa. Saat Tirtayasa mengepung pasukan Sultan Haji di Sorosowan (Banten), Belanda membantu Sultan Haji dengan mengirim pasukan yang dipimpin oleh Kapten Tack dan de Saint Martin.

Banten Pasca Kemerdekaan
Setelah memasuki masa kemerdekaan, muncul keinginan rakyat Banten untuk membentuk sebuah propinsi. Niatan tersebut pertama kali mencuat di tahun 1953 yang kemudian pada 1963 terbentuk Panitia Propinsi Banten di Pendopo Kabupaten Serang. Dalam pertemuan antara Panitia Propinsi Banten dengan DPRD-GR sepakat untuk memperjuangkan terbentuknya Propinsi Banten.
Pada tanggal 25 Oktober 1970 Sidang Pleno Musyawarah Besar Banten mengesahkan Presidium Panitia Pusat Propinsi Banten. Namun ternyata perjuangan untuk membentuk Propinsi Banten dan terpisah dari Jawa Barat tidaklah mudah dan cepat. Selama masa Orde Baru keinginan tersebut belum bisa direalisir.
Pada Orde Reformasi perjuangan masyarakat Banten semakin gigih karena mulai terasa semilirnya angin demokrasi dan isu tentang otonomi daerah. Pada 18 Juli 1999 diadakan Deklarasi Rakyat Banten di Alun-alun Serang yang kemudian Badan Pekerja Komite Panitia Propinsi Banten menyusun Pedoman Dasar serta Rencana Kerja dan Rekomendasi Komite Pembentukan Propinsi Banten (PBB).
Sejak itu mulai terbentuk Sub-sub Komite PBB di berbagai wilayah di Banten untuk memperkokoh dukungan terbentuknya Propinsi Banten. Setelah melalui perjuangan panjang dan melelahkan akhirnya pada 4 Oktober 2000 Rapat Paripurna DPR-RI mengesahkan RUU Propinsi Banten menjadi Undang-undang No. 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Propinsi Banten.

Banten menjadi Propinsi
Provinsi ini dulunya merupakan bagian dari provinsi Jawa Barat, namun dipisahkan sejak tahun 2000, dengan keputusan Undang-undang no.23 tahun 2000. Wilayahnya mencakup sisi barat dari Provinsi Jawa Barat, yaitu Serang, Lebak, Pandeglang, Cilegon, dan Tangerang. Ibukotanya Serang.
Tanggal 17 Oktober 2000 Presiden Abdurrahman Wahid mengesahkan UU No. 23 Tahun 2000 tentang PBB. Sebulan setelah itu pada 18 Nopember 2000 dilakukan peresmian Propinsi Banten dan pelantikan Pejabat Gubernur H. Hakamudin Djamal untuk menjalankan pemerintah propinsi sementara waktu itu sebelum terpilihnya Gubernur Banten definitif. Pada tahun 2002 DPRD Banten memilih Dr. Ir. Djoko Munandar, MEng dan Hj. Atut Chosiyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten pertama. 



Senin, 25 Januari 2010

IEKLAN TEMPO DOELOE

Koin Penentu Kemenangan
Oleh Isa Alamsyah

Menjelang sebuah pertempuran besar, para prajurit terlihat sangat gelisah. Betapa tidak, mereka akan menghadapi musuh yang mempunyai kekuatan 10x lipat jumlahnya.
Melihat gelagat yang tidak baik ini panglima meminta seluruh prajurit berdoa, bersamanya, agar sang panglima mendapat petunjuk.
Setelah lama berdoa, maka panglima berujar.
"Wahai prajuritku, aku sudah dapat petunjuk!"
Lalu ia merogoh kantongnya dan mengeluarkan sebuah koin emas.
"Koin emas ini akan menunjukkan nasib kita. Jika gambar kepala yang muncul maka kita akan menang, dan jika ekor yang muncul kita akan kalah!"
Lalu koin tersebut dilempar ke udara dan dibiarkan jatuh ke lantai.
Semua prajurit menahan napas, menantikan koin yang berputar cukup lama.
Ternyata yang muncul adalah "KEPALA".
Serentak seluruh prajurit bersorak sorai dan bergegas menuju medan perang.
Tidak berselang lama, mereka memenangkan pertempuran tersebut dan membuat musuh lari tunggang langgang.
Raja sangat gembira mendengar kemenangan ini, dan ia bertanya apa rahasianya.
Dengan tersenyum Panglima memberikan koin itu kepada raja.
Raja tersenyum melihat koin tersebut.
"Sebuah koin emas dengan dua sisi yang sama, bergambar kepala!"


Apa hikmahnya?
Ini adalah kisah yang menunjukkan kekuatan suggesti.
Kekuatan kepercayaan dan kekuatan keyakinan.
Bukan koin itu yang membuat mereka menang, akan tetapi keyakinan mereka akan menang yang membuat mereka menang.
Semakin besar kepercayaan kita pada sugesti yang kita berikan maka semakin besar kemungkinan kita mencapainya.

Pada perang dunia II Hitler mengumandangkan "Deutschland über alles" yang berarti "Bangsa Jerman di atas yang lainnya" Saat itu bangsa Jerman sangat percaya diri dan hasilnya bukan main. Mereka bisa menjajah hampir semua negara penjajah, sebelum akhirnya ditaklukkan oleh kekuatan sekutu.

Jepang juga dengan semangat "Hakkō ichiu" atau "seluruh dunia dalam satu atap" di bawah kekuasaan Jepang bisa menjadi kekuatan paling menakutkan di Asia.

Inggris dengan semboyannya "British role the wave" nya juga menguasai hampir seperempat dunia.

Muslim di masa lalu yang meyakini "Kuntum Khaoiru Ummah" juga pernah membuktikannya sebagai ummat terbaik, bukan karena kekuasaannya tapi karena amalnya.

Ketika sugesti diyakini dengan kuat, maka akan mempengaruhi pemikiran, otak, dan action.
Jika sugesti belum berpengaruh pada action berarti belum kuat.

Jika ingin sukses, maka langkah petama paling penting adalah percaya bahwa kita bisa sukses.

Karena itu grup ini bernama "BISA!" karena kalau kita percaya kita "BISA!" maka kita akan "BISA!"

Jumat, 04 Desember 2009

VERTIGO

SEPUTAR VERTIGO

Ini sekilas tentang VERTIGO, bagi yang belum pernah merasakannya sebaiknya DICEGAH, jangan sampai masuk dalam VERTIGO CLUB. Ini pengalamanku sendiri, mungkin saja tidak sama dengan penderita lainnya, tapi aku hanya ingin sharing kepada para beberapa teman-temanku yang juga vertigo.



Hanya orang yang pernah mengalami VERTIGO bisa merasakan tersiksanya kalau sedang kumat, kita seperti berada di dalam sebuah ROUND TABLE lalu diputar berkeliling atau terkadang terasa seperti di ayun ke segala arah yg tidak jelas , di angkat tinggi dan berputar semuanya ...... ????!!!!!



Kepala saat diletakkan ke bantal sangat tidak nyaman, terus ingin berputar dan kita seakan mencari pegangan kemana-mana. Apalagi melihat atau menunduk ke bawah jelas tidak mungkin. Rasanya lebih baik tidur duduk saja.



Confidence level turun karena kita tidak tau kapan sang Vertigo akan muncul. Dia akan muncul begitu saja. Biasanya dengan MERISLON bisa hilang tapi TIDAK TUNTAS sembuhnya. Aku setiap tahun kumat sekali. Namun serangan vertigo yang terakhir menyebabkan aku tidak bisa tidur pada posisi kanan, setiap mau balik ke kanan maka vertigonya kumat. Aku merasakan ada sesuatu yang salah namun tidak tau apa itu ????. Akhirnya ketika Reuni Lebaran di Bali seorang teman memberikan reference untuk berobat ke seorang Profesor di Mt E- Spore, dimana dokter ini seorang NEUROLOG dan ahli dlm penyakit Stoke, baginya vertigo enteng . Maka untuk mencari kesembuhan aku menemuinya Jumat kemarin.



Mula-mula dokter melakukan Blood Circulation Scan, di mana segera diketahui apakah ada bagian pembuluh darah yg mampet atau alirannya kurang lancar dls. Sesudahnya dilakukan Therapy di kursi sofa oleh seorang suster sbb :

Aku telentang dengan kepala sebagian nongol keluar kursi tanpa bantal dan dipegang oleh suster, kemudian disuruh noleh ke kiri, ADUUHHHH langsung VERTIGOnya kumat, dunia berputarrrrrr, sampai tanganku menggapai-gapai mencari pegangan.... , disuruh relax sesudah hilang maka harus menoleh ke kanan, kumat lagi walau tidak separah yang kiri, relax lalu balik badan dan kepala melihat ke lantai, lalu bangun perlahan2

dengan mata melihat ke bahu , kemudian duduk kembali.

Hanya itu therapynya, tapi MANJURRRR, lalu aku diharuskan tidur bolak balik, kanan - kiri - kanan kiri dst ...dst ( Total waktu therapy sekitar +/- 15 menit ) Sesudah aku tanya kenapa bisa vertigo ternyata SANGAT SEDERHANA . Apa itu ??? Vertigo terjadi karena kita salah posisi tidur, mungkin tanpa kita sadari kita selalu tidur pada satu posisi, misalnya kebanyakan kiri terus dan jarang kanan/kiri, sehingga ini akan memperparah vertigo, yang mengakibatkan adanya "christal" istilah mereka yg lepas dari telinga kita sehingga menyebabkan keseimbangan kita terganggu. Nah therapy itu utk mengembalikan posisi "Christal" itu, that'all ... So Simple ya, ternyata tidak ada related dengan kolesterol atau lain sebagainya. Aku hanya diberikan 1 jenis obat yang hanya diminum 1 kali saja pada malam sesudah therapy, itupun kalau masih merasa berputar. Pada malam hari itu aku tidur dengan nyenyak dan mengikuti advise nya agar tidurnya kanan-kiri-kanan- kiri, dan memakai bantal 2 buah ditumpuk agar tinggi serta harusmerubah pola tidurku yang salah. ITU SAJA cara pengobatannya. Aku adalah penggemar pijet, maka aku sempat tanya ke dokter apakah masih boleh pijet kepala, disarankan sebaiknya tidak pijet kepala, krn kuatir tk pijetnya kan tidak tau jelas pembuluh mana yang kena pencet. Huhuhu aku kini STOP pijet dulu deh, karena ketika kena serangan yang baru lalu itu aku pas sedang dipijet bagian kepala, mungkin saja saat itu ada yang kurang pas. Sayangnya selama ini aku belum pernah di advise therapy begitu oleh para dokter yang pernah aku datangi. Kalau sedang vertigo maka akan dihubungkan dengan kolesterol/lipitor, istirahat, minum obat pengencer darah, dls... , sedangkan minum merislon itu membuat kita lemas.

Sabtu pagi aku therapy sekali lagi sebelum kembali ke Jakarta, sekarang aku merasa FIT dan tidak vertigo lagi, moga-moga ini akan selamanya dan aku tidak minum obat apapun. Nah moga-moga sharing ku di atas dapat bermanfaat bagi para teman yang kebetulan sudah masuk dalam VERTIGO Club , ataupun mungkin bisa di sharing kepada family yang kena vertigo ataupun kepada yang belum pernah kena vertigo .



Note :

TIDURLAH dengan sikap yang baik yaitu BOLAK-BALIK kiri kanan !!!

SEGERALAH perhatikan dan ubah pola tidur anda bilamana anda mempunyai kecenderungan tidur pada satu posisi.

Lakukan pola tidur ini mulai sekarang walaupun anda belum pernah kena vertigo.

PENCEGAHAN lebih baik.

Gejala vertigo

Vertigo dapat terjadi tiba-tiba dan berlangsung sebentar, tapi dapat pula terjadi selama beberapa hari. Mereka dengan vertigo yang berat bisa jadi tak dapat bangun dari tempat tidur dan hal ini akan mempengaruhi aktivitasnya sehari-hari. Untuk itu, gejala vertigo dapat bervariasi tergantung berat ringannya. Gejala yang dapat dirasakan antara lain:

  • Tempat anda berpijak terasa berputar atau bergerak-gerak
  • Mual
  • Muntah
  • Sulit berdiri atau berjalan
  • Sensasi kepala terasa ringan
  • Tak dapat memfokuskan pandangan



Penyebab vertigo


Vertigo seringkali disebabkan oleh adanya gangguan keseimbangan yang berpusat di area labirin atau rumah siput di daerah telinga. Kemungkinan penyebab vertigo yaitu:

  • Infeksi virus seperti common cold atau influenza yang menyerang area labirin
  • Infeksi bakteri yang mengenai telinga bagian tengah
  • Radang sendi di daerah leher
  • Serangan migren
  • Sirkulasi darah yang berkurang dapat menyebabkan aliran darah ke pusat keseimbangan otak menurun
  • Mabuk kendaran
  • Alkohol dan obat-obatan tertentu

Pencegahan vertigo

Langkah-langkah berikut ini dapat meringankan atau mencegah gejala vertigo:

  • Tidurlah dengan posisi kepala yang agak tinggi
  • Bangunlah secara perlahan dan duduk terlebih dahulu sebelum kita berdiri dari tempat tidur
  • Hindari posisi membungkuk bila mengangkat barang
  • Hindari posisi mendongakkan kepala, misalnya untuk mengambil suatu benda dari ketinggian
  • Gerakkan kepala secara hati-hati jika kepala kita dalam posisi datar (horisontal) atau bila leher dalam posisi mendongak.

Benign positional vertigo adalah bentuk vertigo yang menyerang dalam jangka waktu pendek namun berulang-ulang. Gejalanya hanya dalam hitungan detik tetapi bisa cukup berat, seringkali muncul setelah kita terserang infeksi virus atau adanya peradangan dan kerusakan di daerah telinga tengah. Gejalanya bisa muncul jika kita menggerakkan kepala tiba-tiba, misalnya saat menoleh dengan gerakan yang cepat.



Umumnya kasus vertigo merupakan kasus yang ringan dan tidak berbahaya. Namun, jika gejala itu muncul berulang atau menetap, perlu dilihat apakah ada faktor yang menyebabkannya. Jika gejala tersebut sangat mengganggu aktivitas kita, segera periksakan diri ke dokter untuk menentukan apakah ada penyebab yang serius dan terapi yang tepat untuk menyembuhkan vertigo kita.



Senin, 30 November 2009

Nokia E66

Specifications
General
Network
GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
HSDPA 2100 / 900
Size
Dimensions
Weight
Display
107.5 x 49.5 x 13.6 mm
121 g
TFT, 16M colors
240 x 320 pixels, 2.4 inches
Memory
Phonebook
Call records
Internal
Card slot
Practically unlimited entries and fields, Photocall
Detailed, max 30 days
110 MB internal memory
microSD (TransFlash), up to 8GB
Data
GPRS
HSCSD
EDGE
3G
WLAN
Bluetooth
Infrared port
USB
Class 32, 100 kbps
Yes
Class 32, 296 kbps
HSDPA, 3.6 Mbps
Wi-Fi 802.11 b/g
v2.0 with A2DP
Yes
v2.0 microUSB
Features
OS
CPU
Messaging
Ringtones
Browser
Radio
GPS
Games
Camera
Video
Colors
Java
Features
Symbian OS 9.2, Series 60 v3.1 UI
ARM 11 369 MHz processor
SMS, MMS, Email, Instant Messaging
Polyphonic, Monophonic, MP3, True Tones
WAP 2.0/xHTML, HTML
FM radio
Built-in GPS receiver
Yes + Downloadable
3.15 MP, 2048x1536 pixels, autofocus
video(QVGA@15fps), flash
White Steel, Grey Steel
Java MIDP 2.0
- Five-way scroll key
- Accelerometer sensor for auto-rotate
- Push to talk
- Video calling
- MP3/M4A/AAC/eAAC+/WMA player
- Voice command/dial
- PIM including calendar, to-do list and printing
- Document viewer
- Photo/video editor
- Integrated handsfree
- Voice memo
- Alarm
- Calculator
- Calendar
Battery

Stand-by
Talk time
Standard battery Li-Ion 1000 mAh (BL-4U)
Up to 264 h
Up to 7 h 30 m

Image: http://www.123number.com

Rabu, 16 September 2009

Idul Fitri

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN SELAMAT IDUL FITRI 1430 H
Bagi yang pingin Download Smadav 6.4 silahkan Download disini